Desa Boeng Sala Khang Tboung | Provinsi Kampot


Boeng Sala Khang Tboung adalah komune pedesaan yang terletak di Distrik Kampong Trach, yang merupakan salah satu dari dua belas distrik di Provinsi Kampot di Kamboja selatan. Komune ini berada di bawah struktur administratif yang lebih luas dalam sistem pemerintahan lokal Kamboja dan berfungsi sebagai daerah pemilihan dalam pengaturan hierarki ini.

Populasi

Menurut data yang dipublikasikan di situs informasi komunitas, Boeng Sala Khang Tboung mencatat jumlah penduduk sekitar 7.108 jiwa pada tahun 2019. Angka ini mewakili jumlah total penduduk yang tinggal di seluruh rumah tangga dalam batas komune dan memberikan dasar untuk memahami tren demografi di wilayah tersebut.

Peran Administratif

Komune ini merupakan bagian dari empat belas komune yang membentuk Distrik Kampong Trach, yang menyoroti pentingnya komune ini sebagai salah satu dari banyak unit lokal yang bertanggung jawab untuk memberikan layanan dasar publik. Sebagai entitas administratif komunal, lembaga ini membantu memfasilitasi koordinasi antara kebijakan nasional dan implementasi akar rumput dalam berbagai hal seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Keadaan Geografis dan Karakteristik Pedesaan

Boeng Sala Khang Tboung dicirikan oleh lanskap yang didominasi pedesaan yang mencakup lahan pertanian, badan air kecil, dan kelompok pemukiman yang tersebar. Kondisi medan yang khas di wilayah ini berkontribusi pada ketergantungan pada pertanian subsisten dan aktivitas mata pencaharian terkait di antara penduduknya.

Inisiatif Pembangunan dan Pelayanan Publik

Pemerintah daerah di Boeng Sala Khang Tboung bekerja sama dengan lembaga provinsi untuk melaksanakan proyek pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan standar hidup. Upaya-upaya ini mencakup peningkatan sistem pasokan air, pemeliharaan jalan di jalan-jalan komunal, dan program penjangkauan kesehatan yang menargetkan populasi rentan di seluruh wilayah pedesaan di komune tersebut.

Boeng Sala Khang Tboung berfungsi sebagai unit komunal yang aktif di Provinsi Kampot yang berkontribusi terhadap stabilitas regional sekaligus melestarikan identitas budayanya. Integrasi administratif jumlah penduduk dan tatanan pedesaan secara kolektif membentuk komunitas yang sejalan dengan tujuan pembangunan yang lebih luas yang dicapai oleh kerangka pemerintahan desentralisasi Kamboja.