Desa Angk Romeas | Provinsi Kampot
Geografi dan Administrasi Utama
Komune AngkRomeas mencakup 71km² di bagian barat Distrik DangTong, Provinsi Kampot. Desa ini dibagi menjadi tiga desa—AngkRomeans, PreyKramau dan SraePheap—yang dibagi lagi menjadi empat belas dusun. Kepala desa melapor kepada Komite Pembangunan Komune untuk administrasi lokal dan pemberian layanan.
Profil Populasi
Berdasarkan sensus nasional tahun 2019, AngkRomeas mempunyai jumlah penduduk sebanyak 9.845 jiwa. Usia rata-rata adalah 23,4 tahun, yang mencerminkan demografi penduduk pedesaan Kamboja yang didominasi kaum muda. Jumlah anggota rumah tangga rata-rata 5,6 orang; 74% rumah tangga dikepalai oleh pasangan menikah dan sisanya terdiri dari orang tua tunggal atau keluarga besar.
Penggunaan Lahan Pertanian
Luas areal budidaya komune ini sekitar 18km², mewakili sekitar 25% dari total permukaannya. Sawah mendominasi, seluas ≈14km²; data hasil panen provinsi untuk musim 2021‑2022 mencatat produksi rata-rata 4.600kg/ha di Provinsi Kampot, memproyeksikan produksi beras lokal sekitar 650ton. Tanaman sekunder meliputi singkong (≈3,2km²) yang menghasilkan sekitar 95 ton, dan jagung (≈1,8km²) dengan perkiraan produksi 54 ton.
Peternakan, Unggas dan Budidaya Perairan
Sekitar 36% rumah tangga memelihara ternak; total ternak di AngkRomeas diperkirakan ≈1.070 ekor. Rata-rata pemeliharaan unggas skala kecil yang hampir universal adalah ≈45 ekor ayam per rumah tangga. Komune ini memiliki dua kolam ikan dengan luas permukaan gabungan 9,3ha; Catatan perikanan provinsi pada tahun 2022 menyebutkan terdapat sekitar 0,96 ton ikan pangasius dan 0,31 ton ikan nila di kolam-kolam ini, yang menunjukkan aktivitas budidaya yang sederhana namun terus berkembang.
Kegiatan Ekonomi Non-Pertanian
Sekitar 88% rumah tangga berpartisipasi dalam setidaknya satu sumber pendapatan non-pertanian. Kegiatan utamanya adalah:
- pengambilan kayu dengan izin negara;
- pengoperasian kios perdagangan kecil di sepanjang Jalan Kabupaten4; Dan
- tenaga kerja musiman pada proyek konstruksi regional. Segmen yang berkembang melibatkan layanan terkait pariwisata (menampung homestay dan pemandu wisata) di sekitar situs arkeologi terdekat, dengan partisipasi meningkat sekitar 13% antara tahun 2020-2023.
Infrastruktur & Utilitas Umum
Komune ini terhubung ke provinsi melalui jalan beraspal yang tahan segala cuaca yang menghubungkan Distrik DangTong ke Jalan Provinsi2. Layanan listrik menjangkau ≈67% rumah tangga; pemukiman lainnya bergantung pada generator diesel atau sistem rumah bertenaga surya yang dipasang di bawah proyek percontohan Akses Energi Bank Dunia (≈200 unit pada tahun 2023). Pasokan air sebagian besar terdiri dari sumur tabung dangkal; ~45% desa telah memasang jaringan air pipa pada tahun 2022. Cakupan telekomunikasi mencakup layanan seluler 3G/4G dari operator besar di Kamboja.
Pendidikan
AngkRomeas menyediakan pendidikan dasar melalui Sekolah Dasar Angk Romeas (≈1.380 siswa), dan dua lembaga menengah—Srae Pheap Secondary School (≈650 siswa) dan Sekolah Menengah Prey Kramau (≈420 siswa). Semua sekolah beroperasi di bawah Dinas Pendidikan provinsi dan menerima hibah operasional tahunan untuk gaji guru dan materi kurikulum.
Layanan Kesehatan
Sebuah pusat kesehatan pedesaan yang dikelola oleh satu dokter, dua perawat, dan seorang bidan melayani masyarakat. Aktivitas rawat jalan harian rata-rata sekitar 30 konsultasi selama tahun 2021, meliputi layanan primer, layanan ibu-anak, dan pengobatan dasar.
Aset Lingkungan & Tindakan Konservasi
Pinggiran barat AngkRomeas mencakup ≈68ha hutan tepi sungai yang dilindungi di bawah Zona Konservasi DAS Tonlé Sap Atas provinsi (didirikan pada tahun 2018). Kawasan hutan ini berfungsi sebagai penyangga banjir, koridor habitat bagi burung-burung yang bermigrasi, dan berkontribusi terhadap penyerapan karbon lokal.
Inisiatif Pembangunan Terkini
Pada awal tahun 2023, program gabungan antara otoritas Distrik DangTong dan lembaga donor internasional meluncurkan Proyek Promosi Usaha Pedesaan yang menargetkan para petani ikan skala kecil di AngkRomeas. Inisiatif ini memasok benih, menawarkan pinjaman mikro dengan suku bunga lebih rendah, dan memberikan pelatihan tentang hubungan pasar untuk surplus beras. Sasaran proyek bertujuan untuk meningkatkan pendapatan rata-rata rumah tangga petani sebesar ≈10% dalam waktu tiga tahun sekaligus memperkuat konektivitas rantai nilai.
Komune AngkRomeas menampilkan populasi petani muda yang dilengkapi dengan diversifikasi ke peternakan, budidaya perikanan sederhana, jasa terkait pariwisata, dan usaha non-pertanian yang terbatas. Investasi yang sedang berlangsung dalam jaringan jalan, listrik, pasokan air, pendidikan, layanan kesehatan, dan dukungan pertanian menggarisbawahi perannya dalam strategi pembangunan pedesaan Distrik DangTong yang lebih luas.